YULIANI (3091311022)
Translation 1 Final Test
Bob Dylan adalah musisi, penulis puisi dan artis asal
Amerika Serikat yang lahir di kota Duluth, Minnesota pada tanggal 24 Mei 1941
dengan nama Robert Allen Zimmerman. Bob Dylan telah berkarya di dunia musik
hampir sepanjang hidupnya sehingga dia mempunyai peranan yang sangat penting
dalam sejarah musik populer.
Bob Dylan memulai karir musiknya ditahun 1959 di kota
Dinkytown, Minnepolis saat dia masih berstatus mahasiswa di Universitas
Minnesota. Sejak saat itu pula dia mulai menggunakan nama Bob Dylan sebagai
nama panggungnya. Menurut sebagian sumber dia sangat mengagumi penulis puisi Dylan
Thomas, sehingga ditahun 1962 secara resmi dia mengganti namanya menjadi Bob
Dylan.
Karya-karya terbaiknya sudah terkenal sejak tahun 60an,
yaitu ketika dia menjadi dokumentator amatir dan tetua dari gerakan American Unrest, yang dipromosikan oleh penyanyi
Joan Baez. Beberapa lagu Dylan seperti Blowin’
in The Wind dan The Times They Are
a-Changin’ menjadi mars gerakan Anti-Perang dan Hak-Asasi di Amerika
Serikat. Hal ini didukung dengan tampilnya Dylan dan Baez di Parade Washington pada tahun 1963. Tetapi
setelah tahu kemana tujuan gerakan kebebasan sipil itu berakhir, Dylan merasa hanya
dimanfaatkan saja oleh mereka.
Untuk menunjukan kekecewaannya Dylan merilis album Bringing It All Back Home yang bergenre
Rock ‘N Roll dan sangat jauh dari musik folk serta dari hiruk-pikuk gerakan
kebebasan sipil. Sejak saat itu jika disinggung mengenai gerakan kebebasan
sipil, Dylan sering menjawabnya dengan kelakar dan sinis. Album Bringing It All Back Home juga menimbulkan
kontroversi, karena dalam album tersebut Dylan mulai memainkan gitar elektrik
sebagai pengiring lagu-lagunya. Sehingga sebagian penggemar menganggap Dylan “mengkhianati”
musik folk serta menurunkan kualitas lirik-lirik lagu penuh makna dan puitiknya.
Dipertengahan tahun 60an Dylan mengeluarkan
lagu-lagu terbaiknya, seperti Like A
Rolling Stones (1965), yang disebut sebagai Lagu Terbaik Sepanjang Masa oleh majalah Rolling Stones di tahun 2004 karena menempati posisi pertama dari 500
lagu terbaik lainnya. Tahun tersebut juga menandai terbentuknya band pengiring
Dylan, The Hawk yang secara singkat
disebut The Band saja.
Pada tahun 1966 Dylan melakukan tur dunia di
Australia dan Eropa, dimana dia mulai merasakan tekanan-tekanan baik dari fans,
dunia pers bahkan manajemennya sendiri. Dylan juga membenarkan bahwa dia mulai
memakai narkoba pada saat itu dan menyebutnya sebagai “pengorbanan yang luar
biasa” dalam hidupnya. Ketika kembali ke kota New York dari tur, Dylan mengalami
kecelakaan motor yang menyebabkannya terluka parah dan terpaksa harus pensiun dari
dunia musik untuk sementara. Pada akhir tahun 60an, Dylan juga mulai merubah
gaya penulisan abstraknya meskipun sedang menjadi tren. Hal ini
diikuti dengan keluarnya album The Time
They Are a-Changin’ yang di produksi sang legenda, Jimi Hendrix.
Pada tahun 70an Dylan mulai jarang mengeluarkan
album, selain beberapa lagu yang tak begitu dikenal saja. Dia juga mulai jarang
terlihat di publik, tapi pada tahun 1973 dia memulai tur lagi dengan The Band. Pada waktu itu dia juga
menulis salah satu lagu yang paling banyak didaur ulang penyanyi lain hingga
saat ini, yaitu Knockin’ on Heaven’s Door
dalam salah satu album terkenalnya, Blood
on The Tracks. Di akhir tahun 70an Dylan mulai menjadi seorang yang religious
dan mulai mengeluarkan album keagamaan. Bahkan dalam setiap turnya dia banyak
berbicara tentang keyakinan dan menolak membawakan lagu-lagu lama sehingga menyebabkan
penggemarnya kesal.
Hingga saat ini Bob Dylan masih menjadi inspirasi
dan musisi populer; meskipun dari tahun 70an sampai tahun 2000an hanya sedikit
sekali album yang dia keluarkan. Tetapi album 2006 dan 2009nya Modern Times dan Together Through Life menempati posisi pertama ditangga lagu
Amerika, Inggris, Prancis dan negara-negara lainnya. Begitu pula album 2012nya Tempest yang juga disambut dengan meriah
oleh para penggemar. Ditahun 1988, Dylan menjalani sebuah tur yang disebut Never Ending Tour dimana dalam penampilannya
banyak menimbulkan kontroversi. Sebagian kritikus menyatakan bahwa lirik
lagu-lagu Dylan tak dapat lagi dipahami orang awam, ditambah dengan perubahan
penampilan dan vokalnya disetiap konser yang yang sangat jauh berbeda.
Hingga saat ini pengaruh Bob Dylan tampak jelas pada
penyanyi seperti George Ellias dan Devendra Banhart. Lirik-lirik lagu jadul
Dylan banyak menyuarakan politik, kritik sosial, filosofi, pengaruh sastra, kritik pada musik mainstream dan pembahasan budaya pada waktu itu. Ketika memproduksi
musik-musiknya, Dylan menunjukan kecintaannya pada lagu khas Amerika mulai dari
lagu-lagu Folk dan Country atau Blues ke Rock “N Roll dan Rockabilly ke Balad
Gaelic, bahkan Jazz, lagu-lagu sendu dan Opera.
Dalam setiap konsernya Dylan sering tampil dengan
gitar, piano dan harmonika. Ditahun 80an Dylan dan musisi-musisi lain mulai
mengadakan tur dunia lagi. Bahkan Dylan sempat tampil dengan ikon musik popular
lain seperti Paul Simon, Joni Mitchell, Tom Petty dan Eric Clapton. Meskipun
kontribusinya sebagai penyanyi dan artis rekaman telah menjadi pengetahuan umum,
namun kejeniusannya dalam menciptakan lagulah yang sering disebut sebagai puncak
prestasi dalam karirnya.

Komentar
Posting Komentar